REVIEW MATERI KULIAH SEJARAH ASIA KELAS A - JUM’AT, 25 DESEMBER 2020

 Oleh: Reza Febri Pratama (190110301061) 

Pada hari Jum’at ini, agenda perkuliahan masih melanjutkan presentasi mini skripsi dari peserta kelas. Presentasi dilakukan oleh 5 orang mahasiswa. Presentasi pertama yaitu oleh Nurul Bunga Muslimah, dengan judul “Masa Pemerintahan Dinasti Bani Umayyah pada Tahun 661-750 Masehi Serta Kontribusinya dalam Islam”. Penulis menjadikan Dinasti Umayyah sebagai kerajaan Islam yang pernah berjaya di dunia pada abad pertengahan menjadi objek penelitiannya. Tulisan ini juga membawa serta kritik yang diperoleh seusai materi dijelaskan, seperti tulisan ini ditengarai sebagai tulisan yang condong memberikan narasi bidang keagamaan, alih-alih historiografi. Tulisan bidang keagamaan ini lebih berkaitan dengan kejayaan imperium Islam yang dihubungkan dengan kehadiran agama Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin, alih-alih membahas peristiwa sejarah secara kronologis. Penulis belum memahami karya tulisnya, hal ini ditengarai adanya ketidaksesuaian antara isi tulisan dengan judulnya, sehingga membingungkan. Dinasti Umayyah merupakan kerajaan Islam yang eksis di Jazirah Arab, dalam hal ini penelitiannya tidak dapat dipungkiri akan lebih lengkap informasinya, namun dalam bahasa asing yang perlu kemampuan penguasaan bahasa sumber. Lebih lanjut, hal kemampuan tersebut didapat dalam waktu yang lama. Kemudian masalah keunikan, penulis berupaya meneliti satu imperium penuh, yang mana hal ini akan mendatangkan kesulitan karena kerajaan memiliki bermacam-macam jenis kegiatan, penulis hendaknya mengambil salah satu bidang yang spesial.

Selanjutnya, presentasi dilanjutkan oleh Thalia Khoirunnisa Effendi dengan judul mini skripsinya “Gerakan Separatisme Suku Kurdi di Turki Tahun 1984-2007”. Mini skripsi ini berniat membahas gerakan separatisme suatu suku di Turki akibat beberapa perubahan iklim politik di Tukri yang dilakukan oleh Kemal Pasha, pemimpin Turki pada saat itu. Presentator tidak menyelesaikan presentasi karya tulisnya, disebabkan gangguan sinyal, maka dari itu kritik dan saran belum diperoleh.

Mifta Sholikhatin kemudian melanjutkan giliran presentasinya. Mini skripsinya berjudul “Dinamika Hubungan Bilateral Rusia-Turkmenistan Pasca Keruntuhan Uni Soviet Tahun 1991-2004”. Karya tulis ini berniat membahas pasang surut hubungan internasional negara Turkmenistan dengan Rusia paska keruntuhan Uni Soviet pada 1991. Adapun kritik yang diperoleh dalam karya tulis ini adalah masalah temporal yang dirasa kurang cukup untuk pasang surut hubungan bilateral. Hal ini dapat terjadi karena Turkmenistan baru merdeka dari cengkeraman Uni Soviet pada 1991, dan temporal akhir yang digunakan masih kurang tepat karena mungkin dinamika masih berlanjut hingga saat ini. Penulis kemudian perlu mengidentifikasi lebih lanjut mengenai bentuk-bentuk hubungan kedua negara tersebut.

Presentasi berikutnya dilanjutkan oleh Febrian Indah D.N. dengan judul mini skripsinya “Eksistensi Kimchi Sebagai Salah Satu Identitas Nasional Bangsa Korea (1910 M)”. Kimchi menjadi makanan yang melegenda di dunia pada umumnya dan Korea pada khususnya, sehingga membuatnya menjadi harus diajukan sebagai wajah budaya dari bangsa Korea. Adapun kritikan yang diperoleh dari tulisan ini yaitu mengenai temporal yang digunakan, penulis belum memberikan batas akhir temporalnya, lalu kata “eksistensi” membutuhkan penjabaran yang sangat luas, maka penulis perlu mengidentifikasi secara komprehensif Budaya Kimchi ini. Penulis diwajibkan dapat menjelaskan proses penetapan Kimchi sebagai budaya nasional Korea, mulai dari pihak-pihak pengusungnya, bukti ilmiah sebagai alasan pengajuan, lembaga atau pihak pengusul dan pengurus kebudayaan beserta program kerjanya, upaya yang dilakukan berbagai pihak dan lain sebagainya. Temporal yang digunakan sudah tepat untuk menjelaskan keadaan Kimchi melihat perkembangannya sebelum tahun 1910, penulis dapat menguatkannya dengan terus mencari perbedaannya dari temporal sebelumnya dan tentunya dari tulisan serupa. Lebih lanjut, karena Kimchi kemudian ditetapkan sebagai budaya nasional, dapat dikatakan Kimchi sangat populer di Korea, maka dari itu wajib menyertakan bukti kepopuleran tersebut bisa dengan menyertakan bukti statistik.

Ghea Permata Fadilah kemudian menjadi mahasiswa yang terakhir melakukan presentasi, ia mempresentasikan hasil revisi makalah sebelumnya, Judul mini skripsinya yaitu “Perkembangan Ekonomi Area Registan di Samarkand dalam Kendali Uni Soviet”. Karya tulis ini berniat membahas peran Alun-Alun Registan terhadap perekonomian kota Samarkand masa pendudukan Uni Soviet. Adapun kritik yang diperoleh dari tulisan ini yaitu, terdapat kesamaan inti rumusan masalah pada 2 poin, yaitu poin satu dan dua, yang mana perkembangan perekonomian area Alun-Alun Registan  didasari dari adanya kebijakan ekonomi pemerintahan Uni Soviet kala itu. Kemudian, pembahasan selain membahas bidang ekonomi secara umum (sumbangsih pemasukan Registan) juga dijelaskan proses perubahan dari kota pendidikan ke kota wisata, upaya yang dilakukan para pemangku kepentingan dalam merubah wajah Alun-Alun Registan yang sempat terbengkalai menjadi menarik untuk pembukaan objek wisata, dan data yang membuktikan perkembangan ekonomi itu sendiri.

Komentar

Postingan Populer