MATERI SEJARAH ASIA BARAT PERIODE LAMA

PRESENTASI KELOMPOK ASIA BARAT MINGGU PERTAMA

SENIN, 5 OKTOBER 2020

Oleh : Reza Febri Pratama (190110301061)

Peradaban pertama yang muncul dalam peristiwa sejarah dunia ini berasal dari Timur Dekat/Oriental/Timur Tengah dalam penyebutan masa kini. Timur Dekat secara politis dan budaya merupakan kawasan tiga benua, Eropa, Asia dan Afrika Utara. Kawasan Timur Dekat ini pada benua Asia terletak di sebelah barat benua, yang sebagian besar berada pada wilayah Jazirah Arab ditambah Mesir. Peradaban Mespotamia berada di utara negara Arab Saudi modern, dimana terdapat suku bangsa yang bermukim di lembah-lembah Sungai Eufrat dan Tigris seperti bangsa Sumeria yang kemudian terisi oleh bangsa Semit yang menguasai wilayah hingga penguasa bangsanya membentuk Kerajaan Babilonia dengan ibukota Babilon yang dijadikan ibukota kerajaan oleh Hammurabi. Kemudian terdapat peradaban Iran dengan awalnya sebagai Kerajaan Elam dan membentuk Kekaisaran Persia oleh Cyrus The Great yang menyatukan Media dan Persia pada 550-an SM. Peradaban terakhir yaitu terdapat di Mesir yang memanfaatkan lembah Sungai Nil yang berpenghuni sejak periode Neolitikum. Pada dasarnya, peradaban-peradaban tersebut merupakan hasil transisi dari sifat barbar yang dimiliki oleh suku-suku setempat, kemudian menggalang hubungan antar suku, membentuk kota hingga imperium.

Karakteristik geografi merupakan hal yang mendasar dalam penciptaan suatu kebudayaan. Timur Dekat memiliki karakter iklim yang panas dan kering, namun pada kisah awal kemunculan peradaban ini, terdapat kesuburan di lembah Sungai Eufrat dan Tigris yang kala itu delta sungainya membentuk daerah Babilonia. Daratan Babilonia bertanah aluvial yang ketika mendapatkan cukup air akan menghasilkan panen gandum, barley dan millet yang berlimpah. Buah kurma juga dimanfaatkan untuk membuat makanan yang bergizi. Sedangkan di Mesir, kebanyakan bangsa ini membuat peralatan-peralatan seperti batu api polesan, gerabah dengan beragam bentuk dan batu bata. Iklim kering dapat dimungkinkan dalam pembuatan peralatan-peralatan tersebut dan bahan-bahan bangunan yang lekas mongering. Pohon kurma berasal dari Mesir yang kemudian pertumbuhannya menyebar ke arah utara, Mesir dahulu memiliki tanah subur yang dimungkinkan perairannya berasal dari Sungai Nil. Sungai ini juga dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas perdagangan domestik yang kemudian aktivitasnya memadatkan penduduk Mesir dan menjadikan Mesir sebagai pembuka awal peradaban dalam sejarah umat manusia.

Beberapa negara modern yang mendiami lokasi peradaban Oriental Kuno adalah Yaman, Qatar, Kuwait, Pakistan, Palestina, Suriah, Turki, Arab Saudi, Libanon, Irak, Iran dan Oman, jalur-jalur di daratan regional ini disebut sebagai jalur sutera. Bangsa-bangsa Timur Tengah juga tak buta terhadap lautan. Laut Mediterania, Merah, Hitam, Kaspia, Teluk Persia dan Samudera Hindia, Selat Bosporus, El-Mandeb, Dardanella, Hormuz dan Terusan Suez menjadi jalur-jalur rempah yang komoditasnya mereka dapatkan dari hasil berdagang dengan Dunia Timur seperti India hingga ke Kepualauan Melayu (Nusantara atau Indonesia modern). Karena Asia Barat secara geografis terletak lintas benua, dimana bangsa-bangsa ini dekat dengan bangsa lainnya, selain alasan peradaban sudah ada di daerah ini, membuat Timur Dekat menjadi episentrum perdagangan kuno di dunia. Aktivitas perdagangan yang semula hanya berkembang di Timur Dekat kemudian menjalar ke timur dan ke barat hingga menyatukan kedua bangsa tersebut dalam berbagai kesempatan. Budaya juga berkembang kemudian, mengalami kemajuan yang ditandai dengan kemunculan kekaisaran, agama-agama monoteistik seperti Zoroatrianisme, Yahudi, Nasrani dan Islam setelah melakukan transisi dari sistem agama Politeisme.

 Agama Islam kemudian menjadi ikon dari kawasan ini setelah kemunculannya pada abad ke 7 masehi dan masa kebangkitannya. Islam menerapkan ajarannya yang damai dan bersifat universal, sehingga dapat diterima oleh masyarakat, proses penyebarannya menempuh jalur perkawinan, pendidikan, perdagangan, tasawuf, kesenian dan politik. Bahasa Arab menjadi bahasa yang digunakan dalam misi pengislaman di Jazirah Arab. Sebelumnya, peradaban Oriental memiliki beberapa bahasa yang dianut setiap suku bangsa yang mendiami daerah Oriental tersebut, seperti bahasa Persia, Arab, Ibrani, Asyiria, Kurdi dan Turki. Islam kemudian menjadi salah satu agama terbesar di dunia dengan para imam-imam besar yang muncul dari daerah Timur Tengah ini yang selanjutnya memberikan pengaruh terhadap siapapun itu. Ulama, kerabat raja, prajurit dengan para pedagang juga membawa misi penyebaran mereka ke seluruh penjuru dunia, ke Nusantara, India dan Spanyol misalnya.

Komentar

Postingan Populer